episode 316 !!!
semoga lebih seru . lahh
Tampilkan postingan dengan label movie (film). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label movie (film). Tampilkan semua postingan
Minggu, 27 April 2014
Rabu, 23 April 2014
Harry Potter
ahh saya mah ga mau berlama-lama ..
langsung aja kita lanjut ke episode 306 , agar lebih seru dan lebih menarik untuk di tonton nya ..
klik disini !!!
langsung aja kita lanjut ke episode 306 , agar lebih seru dan lebih menarik untuk di tonton nya ..
klik disini !!!
Harry Potter Deathtly Hallows
ahh ga mau berlama-lama ..
saya langsung aja akan posting harry potter episode 305
Kawan agar seru dan lebih lengkap di lihat nya , klik disini !!! BURUAN
saya langsung aja akan posting harry potter episode 305
Kawan agar seru dan lebih lengkap di lihat nya , klik disini !!! BURUAN
Selasa, 22 April 2014
Harry Potter and the Prisoner of Azkaban
langsung kita lanjut kawan !!!
kita simak lagi yuu
masih berhubungan dengan film , karna film ini yang sangat saya sukai karna cerita nya
lumayan menarik untuk di simak ...
episode 304
kita simak lagi yuu
masih berhubungan dengan film , karna film ini yang sangat saya sukai karna cerita nya
lumayan menarik untuk di simak ...
episode 304
Setelah marah dengan Bibi Marge
dan secara tidak sengaja menyebabkan dia mengembang secara ajaib, Harry Potter
melarikan diri dari keluarga Dursley. Harry mengambil Bus Ksatria ke The Leaky Cauldron, di
mana ia bertemu Cornelius Fudge, Menteri Sihir. Fudge memberi tahu
Harry bahwa Bibi Marge telah dikempiskan dan bahwa ia tidak akan dihukum. Kementerian
Sihir hanya peduli tentang keselamatan Harry karena melarikan diri dari
pembunuh-massa Sirius Black dari penjara sihir Azkaban. Black
adalah teman baik dari keluarga dan wali Harry Potter, tapi mengkhianati keluarga
kepada Lord Voldemort yang jahat. Voldemort membunuh orangtua Harry, tetapi,
ketika ia mencoba untuk membunuh Harry, misterius menghilang. Setelah itu,
Black membunuh teman mereka Peter
Pettigrew.
Harry, Ron dan Hermione kembali
ke Hogwarts dan menemukan keamanan telah diperketat karena Black melarikan
diri. Sekolah sekarang dijaga oleh Dementor,
makhluk jahat yang "mengeringkan kebahagiaan orang terdekat" dan
penjaga penjara Azkaban. Mereka juga menyebabkan Harry pingsan. Remus Lupin,
guru baru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam memberitahu Harry dia lebih rentan
terhadap dementor karena dia telah melihat kengerian yang tulus di masa
lalunya. Lupin setuju untuk mengajari Harry Mantra Patronus, sebuah
perisai melawan Dementor.
Harry tertekan karena ia tidak
akan diizinkan untuk mengunjungi Hogsmeade,
desa setempat kebanyakan siswa diperbolehkan untuk mengunjungi di akhir pekan.
Ia juga marah dengan [[[Draco Malfoy]] karena menghancurkan pelajaran pertama Hagrid sebagai guru
Pemeliharaan Satwa Gaib. Malfoy sengaja membiarkan dirinya diserang oleh
Buckbeak, hippogriff kesayangan Hagrid, dan ayahnya memastikan
bahwa Buckbeak dijatuhi hukuman mati. Sepanjang tahun, Hermione menggunakan
Pembalik Waktu untuk bepergian dalam waktu dan menghadiri kelas-kelas yang
diadakan pada saat yang sama. Black berhasil masuk ke Hogwarts dua kali, tetapi
tidak dapat menemui Harry. Fred dan George
Weasley menunjukkan jalan rahasia ke Hogsmeade dan memberinya Peta Perampok
kepada Harry.
Selama satu kunjungan ke desa
Hogsmeade, Harry hampir tertangkap saat Ron menemukan bahwa Scabbers, tikus
Ron, telah menghilang. Ron yakin ia telah dimakan oleh Crookshanks, kucing
Hermione, yang menyebabkan perselisihan antara dirinya dan Hermione. Hermione
kemudian menemukan Scabbers di gubuk Hagrid ketika mereka bertiga
mengunjunginya sebelum eksekusi Buckbeak. Dalam perjalanan mereka kembali dari
pondok, tiba-tiba Ron diserang oleh anjing hitam besar dan diseret ke dalam
lorong di bawah pohon ajaib, Dedalu Perkasa.
Harry dan Hermione mengikuti
mereka dan naik keatas gubuk dikenal sebagai Shrieking Shack. Mereka juga
menemukan bahwa anjing merupakan animagus Sirius Black. Harry
mencoba untuk menyerang Black ketika Lupin tiba. Lupin mengakui menjadi manusia
serigala ketika diancam Hermione. Lupin menjelaskan bahwa dia, Black, Pettigrew,
dan James
Potter, ayah Harry, adalah teman baik dan menyebut diri mereka sebagai
"Marauders". Untuk membuat transformasi Lupin lebih menyenangkan, teman-temannya
semua menjadi animagi, manusia yang bisa berubah menjadi binatang. Para
Marauders tetap berteman setelah tumbuh dewasa, dan ketika mereka menentang
Voldemort yang mengejar Potter, Black menjadi Penjaga Rahasia mereka. Namun,
Black kemudian mengungkapkan bahwa dia diam-diam beralih tugas dengan Pettigrew
untuk melayani sebagai umpan. Black menyadari Pettigrew adalah pengkhianat dan,
daripada dibunuh oleh Black, Pettigrew menjadi Scabbers.
Lupin dan Sirius berupaya untuk
mengungkapkan diri Pettigrew, dan Pettigrew mengubah dari Scabbers dan kembali
ke bentuk manusia. Dia mengakui bahwa ia mengkhianati orangtua Harry, tetapi
Harry menghentikan Black dan Lupin menyerangnya. Sebaliknya, Harry membujuk
mereka untuk mengambil Pettigrew kembali ke kastil Hogwarts untuk membersihkan
nama Sirius. Namun, ketika mereka dan mereka kembali ke kastil, bulan purnama
muncul dan Lupin bertransformasi menjadi manusia serigala. Pettigrew lolos
sementara para Dementor datang dan menyerang Harry dan Sirius. Mereka selamat
di menit terakhir oleh Patronus yang Harry percaya itu dilakukan oleh ayahnya.
Harry terbangun di dalam kastil
dan mengetahui bahwa Black telah ditangkap. Untuk menyelamatkannya, Harry dan
Hermione menggunakan Pembalik Waktu untuk perjalanan kembali ke waktu lampau
dan mencegah penangkapannya.
Harry dan Hermione menyelamatkan
Buckbeak dan kembali melihat adegan malam, sampai mereka melihat Dementor
menyerang Harry dan Sirius. Harry bertekad untuk melihat siapa yang mengirimkan
Patronus, hanya untuk menyadari bahwa itu adalah dirinya sendiri. Harry
menyelamatkan Sirius dan melarikan diri dengan Buckbeak. Lupin, yang diketahui
sebagai manusia serigala, mengundurkan diri. Harry khawatir bahwa Pettigrew
dapat membantu Voldemort untuk kembali, tapi Dumbledore mengatakan mungkin
Harry harus bersyukur bahwa ia telah membantu menyelamatkan nyawa Pettigrew.
agar lebih seru , disini !!!
Harry Potter and the Order of the Phoenix
selamat pagi kawan ..
kabar nya baik :) , namu saya cukup lagi tidak baik nihh :(
nahh kali ini saya akan memberitahukan kepada kawan-kawan semua ...
bagaiman sih cerita harry potter dalam episode ke 303
nah jika , kawan penasaran kita baca dan simak , yuu ;)
kabar nya baik :) , namu saya cukup lagi tidak baik nihh :(
nahh kali ini saya akan memberitahukan kepada kawan-kawan semua ...
bagaiman sih cerita harry potter dalam episode ke 303
nah jika , kawan penasaran kita baca dan simak , yuu ;)
Tidak
banyak penyihir yang percaya (atau mau percaya) bahwa Voldermort telah kembali,
termasuk Kementerian Sihir. Harry dan Dumbledore dianggap
menyebar kabar bohong dan dianggap terganggu jiwanya. Meskipun demikian, masih
banyak orang yang percaya pada Dumbledore, dan mereka inilah yang tergabung
dalam Orde
Phoenix. Namun karena situasi belum memungkinkan, mereka bergerak secara
diam-diam untuk menghindari kecurigaan dari Kementerian. Mereka menggunakan
kediaman Sirius, Grimmauld Place nomor 12 sebagai Markas Besar, sehingga Sirius
tidak lagi dalam pelarian (tapi tetap bersembunyi karena pihak kementrian masih
mencarinya).
Sementara
itu, Harry yang diawasi siang-malam (tanpa sepengetahuannya) oleh anggota Orde,
semakin sering mengalami sakit pada bekas lukanya. Emosinya sering tak
terkendali. Pada suatu malam ia dikejutkan dengan hadirnya dementor di Privet
Drive, yang hendak menyerang dirinya dan Dudley. Untunglah ia berhasil
menghasilkan patronus untuk melawan mereka. Namun akibat dari hal ini, dia
nyaris diusir oleh pamannya (karena dikira menyerang Dudley), menghadapi
persidangan di Kementerian Sihir dan terancam dikeluarkan dari Hogwarts.
Di
persidangan tak seorangpun percaya bahwa ada Dementor
berkeliaran di daerah Muggle. Tapi ketika Dumbledore mengatakan bahwa
Kementerian tidak punya hak untuk mencampuri urusan sekolah, termasuk dalam hal
ini mengeluarkan seorang murid, Harry pun bebas dari segala tuduhan.
Namun
mimpi buruk Harry masih berlanjut. Untuk pertama kalinya dalam 5 tahun, Harry
diajar oleh seorang guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang berasal dari
Kementerian Sihir, Dolores Umbridge. Harry berulang kali mendapat
detensi karena mengatakan bahwa Voldermort telah kembali. Harry dan seluruh
murid kelas 5 akan menjalani ujian OWL, dimana mereka sudah harus berpikir
pelajaran apa saja yang akan (dan mau) menerima mereka di kelas 6, serta
tentang karier apa yang mereka minati selepas sekolah. Di tengah tekanan
Umbridge dan segala dekritnya, Harry, atas dukungan penuh dari Ron dan
Hermione, memimpin sekelompok anak untuk mempraktekkan pertahanan terhadap ilmu
hitam dalam sebuah kelompok yang mereka namai Laskar
Dumbledore (LD). LD beranggotakan cukup banyak anak, selain Ron, Hermione,
Ginny, Neville Longbottom, Luna
Lovegood, Fred & George, Cho Chang,
dan beberapa anak dari asrama lain yang kelihatannya lebih ingin tahu apakah
benar pikiran Harry terganggu seperti yang diberitakan koran-koran, atau ingin
tahu cerita yang sebenarnya tentang kematian Cedric dan kembalinya Voldermort.
Penglihatan
yang dialami Harry akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa dia dan Voldermort,
entah bagaimana, saling terhubung. Harry merasakan amarah dan kesenangan
Voldermort. Suatu saat hal ini menguntungkan, karena menyelamatkan Arthur
Weasley dari maut. Tapi Dumbledore kemudian menugaskan Snape untuk mengajari
Occlumency, untuk menutup pikirannya dari Voldermort. Harry dan Snape yang
sama-sama tidak senang dengan hal ini, tetap melakukannya, sampai suatu saat
Harry memasuki Pensieve Snape dan mendapati alasan mengapa ia begitu membenci
ayahnya dan Sirius. Snape sangat sangat marah ketika memergoki Harry dan
menolak untuk mengajarinya sejak saat itu.
Hagrid
yang baru saja kembali setelah sekian lama pergi, ternyata membawa serta Grawp,
adiknya yang raksasa asli. Ia dan Madame Maxime sebenarnya
ditugasi Dumbledore untuk mendekati para raksasa agar tidak bergabung dengan
Voldermort. Tapi tidak berhasil, karena ternyata para Pelahap
Maut telah mendekati mereka terlebih dahulu. Ketika pulang, Hagrid membawa
Grawp (karena ibu mereka telah meninggal) yang bertubuh mungil (untuk ukuran
raksasa).
Klimaks
dari seri ke-5 ini adalah pertempuran di Kementerian Sihir. Harry dipancing
untuk pergi ke Kementerian Sihir, di mana ternyata di sana sudah menunggu para
Pelahap Maut. Mereka menjebak Harry untuk mengambil Ramalan di Departemen
Misteri. Ramalan tentang dirinya dan Voldermort. Harry, Ron, Hermione, Luna dan
Neville berusaha menyelamatkan diri dari serangan para Pelahap Maut, ketika
sejumlah anggota Orde Phoenix datang membantu. Terjadilah pertempuran sengit,
dimana akhirnya Sirius terbunuh.
Di
akhir cerita Dumbledore memberitahu Harry tentang Ramalan tersebut, yang
ternyata dibuat oleh Profesor Trelawney,
bahwa untuk bertahan hidup, ia dan Voldermort harus saling membunuh, karena
yang satu tidak bisa bertahan bila yang satu tetap hidup.
nah, jika kawan merasa belum puas atau belum lengkap ..
klik aja disini !!!
Jumat, 18 April 2014
Harry Potter and the Deathly Hallows - Bagian 2
selamatpagi kawan ..
di sini saya sedikit akan menceritakan harry potter part II yang dirlis pada tahun 2011 (bagian ke dua)
saya sangat menyukai sangat film ini dengan keseruan nya harry potter dan teman2 nya ..
langsung saja yuu kita simak dan kita baca ...
di sini saya sedikit akan menceritakan harry potter part II yang dirlis pada tahun 2011 (bagian ke dua)
saya sangat menyukai sangat film ini dengan keseruan nya harry potter dan teman2 nya ..
langsung saja yuu kita simak dan kita baca ...
Cerita dimulai ketika Lord
Voldemort mengambil Tongkat Sihir Elder
dari makam Albus Dumbledore dan Severus
Snape digambarkan telah menjadi kepala sekolah Hogwarts.
Sementara, setelah memakamkan Dobby, Harry dan kedua sahabatnya kemudian berusaha mencari
rencana baru. Ia menanyai Ollivander mengenai Tongkat Sihir Elder dan mendapati
bahwa pemilik terakhirnya adalah Dumbledore. Harry dan kedua sahabatnya
merencanakan membobol lemari besi Bellatrix Lestrange di Bank Gringott's. Mereka
curiga satu horcrux tersembunyi di sana. Dibantu Griphook (dengan imbalan Pedang
Godric Gryffindor), Hermione menyamar sebagai Bellatrix Lestrange dan
bersama-sama Harry dan Ron memasuki lemari besi Bellatrix di Bank Gringott's.
Horcrux yang dimaksudkan ternyata adalah piala Helga
Hufflepuff. Namun, Griphook kemudian mengkhianati mereka dan melarikan diri
dan mencuri pedang Godric Gryffindor, meninggalkan mereka terpojok
oleh pihak keamanan yang merasa ditipu. Harry, Ron, dan Hermione berhasil
melarikan diri dengan menaiki naga penjaga lemari besi.
Harry mendapatkan penglihatan segera setelah
pelarian mereka; ia dapat melihat melalui mata Voldemort dan mengetahui
pikirannya. Di dalam penglihatan tersebut, Voldemort membunuh beberapa goblin
dan penjaga Bank Gringott's lainnya, termasuk Griphook. Voldemort telah
mendatangi tempat-tempat Horcruxnya disembunyikan dan mengetahui bahwa mereka telah
lenyap dan hancur. Secara ceroboh, Voldemort mengungkapkan bahwa Horcrux
terakhir berada di Hogwarts, yang berhubungan dengan Rowena
Ravenclaw. Ketiganya segera pergi ke Hogsmeade untuk mencari jalan masuk ke
sekolah Hogwarts. Di Hogsmeade, kehadiran mereka membunyikan mantra pendeteksi
- Caterwauling dan disudutkan oleh para Pelahap Maut. Namun, mereka
diselamatkan oleh Aberforth Dumbledore. Aberforth membuka jalan
terowongan ke Hogwarts di mana mereka disambut oleh Neville Longbottom. Tiga
sekawan tersebut bertemu kembali dengan anggota Laskar
Dumbledore dan memohon bantuan untuk mencari mahkota Ravenclaw.
Snape mendengar kembalinya Harry dan mengumumkan
bahwa semua orang yang membantu Harry kembali, terutama siswa, akan dihukum
berat. Harry kemudian muncul dan menantang Snape mengenai kematian Dumbledore,
dan Minerva McGonagall menantangnya berduel. Snape
melarikan diri dan McGonagall memerintahkan seluruh Hogwarts bersiap untuk
bertempur. Pada saat ini, anggota Orde
Phoenix dan simpatisannya berdatangan. Atas inisiatif Luna
Lovegood, Harry kemudian berbicara dengan hantu Helena Ravenclaw. Helena
mengatakan bahwa Voldemort telah mengisi mahkota ibunya
dengan ilmu hitam, dan menyatakan bahwa benda itu ada di Kamar Kebutuhan. Sementara,
Ron dan Hermione pergi ke Kamar Rahasia. Hermione memusnahkan Piala Hufflepuff
dengan taring basilisk, dan Ron dan Hermione berciuman untuk pertama kalinya.
Di kamar kebutuhan, Harry dicegat oleh Draco Malfoy, Gregory
Goyle, dan Blaise Zabini, namun Ron dan Hermione datang membantu Harry.
Goyle menggunakan mantra api kutukan Fiendfyre namun jatuh dan mati terbakar.
Draco dan Blaise diselamatkan oleh Harry, Ron, dan Hermione sebelum Harry
menusuk Mahkota Ravenclaw dengan taring Basilisk dan melemparnya ke dalam
kobaran api, memusnahkan mahkota itu. Sementara itu, ketika Hogwarts diserang
oleh pasukan Voldemort, Harry kembali memasuki pikiran Voldemort dan menyadari
bahwa ularnya, Nagini,
juga adalah Horcrux. Di dalam pertempuran yang berlangsung, Fred, Lupin, Tonks,
dan Lavender
Brown, serta sekitar 50 orang lainnya terbunuh. Pada saat yang sama,
Hermione membunuh Fenrir Greyback (pembunuh Lavender).
Di Boathouse (rumah perahu Hogwarts), mereka
mendapati Voldemort membunuh Severus
Snape dengan tujuan untuk mentransfer kekuatan Elder Wand kepada dirinya
sendiri. Dalam sekaratnya, Snape memberikan memorinya kepada Harry. Dari memori
itu terungkap bahwa Snape berada di sisi Dumbledore, didorong dengan cinta
seumur hidupnya kepada Lily Potter. Snape telah diminta Dumbledore untuk
membunuh dirinya jika situasinya mengharuskan demikian karena bagaimanapun juga
hidupnya tidak akan lama lagi akibat kutukan yang terdapat di Horcrux Cincin
Gaunt. Selanjutnya, terungkap pula bahwa Harry adalah Horcrux terakhir
Voldemort, dan ia harus mati juga sebelum Voldemort dapat dibunuh. Pasrah akan
nasibnya, Harry mengorbankan diri dan Voldemort melancarkan kutukan untuk
membunuhnya. Tapi alih-alih membunuh Harry, kutukan itu malah menghancurkan
bagian dari jiwa Voldemort yang terdapat di tubuhnya. Harry pun memasuki dunia
lain (limbo), dimana ia bertemu Profesor Albus
Dumbledore, yang menjelaskan kepadanya tentang Harry sebagai Horcrux dan
bahwa kutukan Voldemort telah menghancurkan jiwanya yang berada di tubuh Harry.
Harry memutuskan kembali hidup untuk mengalahkan Voldemort, namun ia
berpura-pura sudah tewas. Voldemort kemudian membawa "mayat" Harry ke
Hogwarts dan mendeklarasikan "kematian" Harry kepada pejuang-pejuang
Hogwarts dan siapa saja yang menentangnya akan mati. Neville Longbottom menarik
Pedang Godric Gryffindor dan menantang Voldemort dengan sebuah pidato. Pada
saat yang sama, Harry mengungkapkan bahwa dirinya masih hidup, dan mulai
berduel dengan Voldemort di sekitar sekolah. Nagini dipenggal dengan pedang
Gryffindor oleh Neville, Di tempat lain, Molly
Weasley membunuh Bellatrix Lestrange. Akhirnya, Voldemort mati
setelah mencoba menggunakan Kutukan pembunuh Avada Kedavra terhadap Harry.
Kutukan itu berbalik menyerang Voldemort sendiri setelah beradu dengan mantra
pelepas senjata Harry - Expelliarmus. Harry menangkap tongkat itu. Setelahnya,
Harry bergabung dengan kedua sahabatnya dan menjelaskan bahwa Tongkat Elder
melindungi pemiliknya (Harry Potter sendiri) yang memenangkannya dari Draco
Malfoy. Harry kemudian mematahkan tongkat itu dan membuangnya ke parit
Hogwarts, melenyapkan kekuatan tongkat itu selamanya.
Dalam kisah di akhir buku, pada tahun 2017, 19
tahun setelah Pertempuran di Hogwarts, Harry dan Ginny
Weasley telah menikah dan memiliki tiga anak bernama James, Albus Severus,
dan Lily. Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi
di Hogwarts. Ron dan Hermione juga menikah dan telah memiliki dua anak bernama
Rose dan Hugo. Draco Malfoy memiliki anak bernama Scorpius. Mereka seluruhnya
bertemu di stasiun kereta api King's Cross, untuk mengantar anak-anak mereka
bersekolah ke Hogwarts. Di sana diungkapkan bahwa bekas luka Harry tidak pernah
sakit lagi setelah kekalahan Pangeran Kegelapan.
Rabu, 16 April 2014
Senin, 07 April 2014
[Movie] Hansel and Gretel: Witch Hunters
Saya adalah penyuka film fantasi, fiksi, penyihir-penyihir, magic, mantra dan yang begitu-begitu tuh saya suka. Cuman disini saya tekankan kalo saya gak suka sama film yang di dalemnya ada pembantaian atau bunuh-bunuhan yang serem. Gak tahu kenapa kalo nonton film yang begituan, malemnya suka gak bisa tidur, kebayang-bayang dan parno. hahaha
Beberapa hari sebelum nonton..
Me : "de, udah nonton Hansel & Gratel? rame gak?".
Ade : "Rame sih, ngebunuhin penyihir..tapi..... *lalu mengalihkan pembicaraan*".
Me : "de, film Hansel & Gretel rame gak? si ade mah ditanyain diem aja..".
Kakak : "Udah.. ramee sih tapi ya gitu deh....".
***
Karena pembicaraan tentang film Hansel & Gretel ini ngegantung, maka
saya putuskan untuk nonton sendiri filmnya. Dalam hati *ahh, ini film
penyihir kan, trus dibunuhin sama si Hansel & Gretel, palingan
gitu-gitu doank ceritanya*. Setelah berhasil beli tiket, akhirnya saya
pun duduk manis di dalem Bioskop sambil buka cemilan snack "life is never flat" favorite saya.
Pada saat itu saya memang belum membaca satupun movie review jadi gak
kebayang cerita ini tuh kaya apa, satu lagi yang saya tau, ini film
dewasa. Otomatis bakalan banyak adegan kekerasan mengingat posternya aja
mereka bawa senjata.Cerita dimulai dengan Hansel & Gretel yang di buang ke tengah hutan sama orang tuanya. Awalnya saya pikir mereka mau ditumbalin ke penyihir, supaya warga di desa bisa selamat (ya tapi kalo di jadiin tumbal terus mereka mati, udahan dong film nya *bodoh*). Mereka jalan menelusuri hutan hingga sampai di sebuah rumah yang terbuat dari Kue dan Permen. Mereka tergiur akhirnya masuk ke rumah itu dan ternyata itu rumah penyihir. Mereka ditangkep, tapi akhirnya berhasil lolos dan membunuh penyihir itu dengan cara ngebakar dia di tungku. Semenjak selamat dari situ mereka berdua bertekad untuk memburu dan membunuh semua penyihir, dan benar saja hingga dewasa Hansel (Jeremy Renner) dan Gretel (Gemma Arterton) jadi terkenal dan sudah banyak berhasil membunuh para penyihir. Mungkin kalau di Indonesia itu mereka mirip-mirip "pemburu hantu" hahaha
| Awal mula investigation ( Hansel, Gretel and Fans Boy) |
Suatu hari mereka di sewa untuk memburu penyihir di Augsburg. Disana banyak anak kecil yang tiba-tiba hilang, penduduknya meyakini kalau anak-anak kecil itu diculik oleh penyihir. Mulailah Hansel & Gretel melakukan penyelidikan, di bantu oleh Mayor Englemann (Rainer Bock). Dan diketahuilah ada sesuatu hal besar yang akan terjadi menyangkut penyihir dan anak-anak yang mereka cari.
Disini terungkap kenapa kaka dan Teteh ipar saya diem waktu ditanya soal film ini. Ternyata adegannya.. Omg.. bikin saya berhenti nyemil seketika karena jijik, tembak-tembakan sampai badan penyihirnya bucat, ada bilatung-bilatung, sampe meledak Joss Gandoosss Bledoosss Dooss Dosss!!! pokonya itu badan penyihir sampe muncrat-muncrat deh. Di awal juga udah ada adegan begitu tapi saya bener-bener gak ngira bakalan ada adegan ini sepanjang film. Mana muka penyihirnya nyeremin banget lagi. *apeess*
| Blood Moon (Bulan Merah) Investigation |
| Hansel's girl friend |
Setelah membereskan masalah di Augsburg, Hansel Greter and the gank masih terus berburu penyihir jahat dimanapun ia berada dengan formasi terakhir gank itu adalah hansel, Gretel, Edward si Troll dan Benjamin "Ben" Wosser, the fanboy. :D (Voldemort, if you still alive, wherever you are, beware!! this gank can make you blowup like a trash!!)
FILM PUN BERAKHIR, saya keluar bioskop dengan cemilan yang gak jadi dimakan, pusing keleyengan abis liat pembantaian, tapi seneng kareneg filmnya BAGOOOSSSS!!! KEREEENNNN!!!! ***** (Five stars).
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)


