Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 April 2014

ANTEK_ANTEK DON LEGO



Sekarang saya akan memposting ngebahas tentang biografinya band ska dari bandung. Mereka ini adalah DON LEGO. Terbentuknya band ini karena Kumbank dan kawan-kawannya yang ingin membentuk sebuah band ska. Keinginan mereka pun terwujud pada tahun 2005. Band ini berasal dari beberapa personil band ska yang pernah jaya pada akhir era 1990-an dan mereka adalah orang-orang yang sudah malang melintang di dunia permusikan Bandung. Don Lego bisa dibilang sebagai pionir kejayaan musik ska di Bandung. Band yang para personilnya memiliki berbagai latar belakang musik ini pada awalnya mengusung genre TRADISIONAL REGGAE & SKA, namun seiring berkembangnya musik yang mereka mainkan, akhirnya mereka menyebut genre yang mereka mainkan adalah ROOTS AND STEADY BEAT.
Formasi awal dari Don Lego adalah :

  • Kumbank ( vocal )
  • Iyay ( guitar )
  • Bois ( bass )
  • Irfan ( drum )
  • Komenk ( keyboard )
  • ( saxophone)
  • Epoel ( trombone )
  • obey dan bejo ( trompet ). 


 Sedangkan formasi Don Lego yang sekarang adalah sama seperti dulu, namun saxophone pada Opick. Pada Desember tahun 2009 lalu, Don Lego merilis album mereka yang bertittle "Dancing In The Moon". Album yang dikerjakan selama 2 tahun ini merupakan bukti eksistensi para 'Don' ini dalam dunia musik SKA yang sudah mulai menggeliat di Kota Bandung.
Sangat senang bisa berjumpam lagi kalian .. yomaann
Bila kalian penasaran akan keasikan saat dance nya , klik di sini !!

Rabu, 16 April 2014

Revenge The Fate

nah , kali ini saya akan membahas tentang sejarah musik \m/
(khusus yang yang menyukainya) :D
langsung saja kita simak gimana sih cerita/sejarah Revenge The Fate !!



Awal dan menambahkan anggota di kota yang Timur Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Balas dendam Takdir ini dibentuk pada 5 Juli 2009. Pada awalnya, itu adalah sebuah band proyek yang telah diciptakan oleh Sona. Ketika terbentuk, nama itu tidak Dendam The Fate. Tapi itu disebut Malaikat Rebel. Pembentukan pertama di Angel Rebel adalah Sona pada gitar / Vocal, Thom pada Vocal, Sandy pada gitar, Gan Gan pada Bass, Dany pada Drum. Bahwa pembentukan telah diubah oleh sona, ketika dany mengundurkan diri pada band, karena dia punya band lain. (Tewas Animasi Anda) Pada formasi kedua, sona mengundang Anggi untuk bergabung dengan band-nya. Anggi bermain sebagai drummer. Dan band namanya. Ini disebut Nyalakan Nyeri Anda. Ketika band masih berjalan hanya dalam 2 bulan, sona dipecat gan gan pada band, karena dia tidak serius. Pembentukan ketiga terbentuk ketika sona bertemu dengan richi. Ini formasi baru benar-benar berbeda dari sebelumnya. Sona telah menjadi pemain bass / vokalis. Dan richi bermain sebagai gitaris. Dan band berganti nama lagi. Itu disebut Dendam The Fate. Sona menemukan bahwa nama ketika ia putus asa dalam hidupnya, ia membenci hidupnya, dan dia hanya berpikir tentang bagaimana membuat hidupnya lebih baik. Jadi ia ingin balas dendam nasib kesedihannya menjadi hidup yang bisa membuatnya tersenyum. Balas dendam nasib punya acara banyak, para anggota berada pada semangat besar untuk membuat kemajuan band. Tapi formasi berubah lagi, berpasir mengundurkan diri pada band. Dan gitaris baru tiba, namanya ikhsan. Balas dendam nasib dengan ikhsan tidak berjalan ke lama. Ikhsan mengundurkan diri karena ia harus bekerja di kota lain. Band ini berada di bawah bingung, ketika thom mengundurkan diri pada band juga. sehingga mereka tidak memiliki vokalis dan gitaris. Sebuah sona beberapa waktu surat direkrut cikhal (ex-Jersey Liburan), dan mengubah posisi Anggi sebagai drummer untuk vokalis. Dan drummer baru datang dari teman cikhal dari jersey liburan, namanya Zacky Dan pembentukan akhir dibentuk. Anggi sebagai Vokalis, Sona Bassist / Vokalis, Richi sebagai Gitaris, Cikhal sebagai Gitaris Zacky Dan sebagai Drummer.

Anggota:
-Anggi (Vokal)
-Sona (Bass / Vokal)
-Richi (Gitar)
-Cikhal (Gitar)
-Zacky (Drums)

Senin, 07 April 2014

Sejarah aliran musik Death Core

Sejarah singkat Aliran Musik Deathcore

Deathcore merupakan penggabungan dua genre
musik: metalcore dan death metal, maksudnya
gabungan disini, mereka memfusionkan antara
ketukan drum metalcore dan deathmetal, vokal
growl ala death metal dan scream ala metalcore.
ciri ciri band deathcore yaitu lebih
mengedepankan breakdown. teknik vokal dan
growl scream bersamaan. Deathcore berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik dan ada juga yang bersifat agnostik seperti hardcore. Walaupun menjadi sub-genre Metalcore, deathcore sangat dipengaruhi oleh aliran death metal modern dalam hal kecepatan, depresi dan
pendekatan untuk berhubung dgn kromatik, riff-
riff yang berat dan hiruk pikuk (disonansi).
Geraman dan teriakan sudah menjadi tradisi yang lazim, sering digabungkan dengan vokal
Metalcore. Deathcore banyak memiliki waktu jeda dan riff-riff merdu yang biasa ada di aliran
Metalcore. Meskipun pengaruh genre Death Metal kental pada genre ini namun genre ini tetap berakar dari Hardcore bukan Metal terlihat jelas dalam penggunaan breakdown, penurunan dan penaikan tempo ketukan dan lain sebagainya yang merupakan ciri khas musik Hardcore. Contoh band deathcore luar negeri seperti, As blood runs black, Suicide Silence, Chelsea Grin,whitechapel,dll. sedangkan asal indonesia, ada Byebye Bunny,Krack,Nyam Nyam Chesse (surabaya),Dead or Die(surabaya),Diary of mE
(surabaya),revenge the fate,Possible out somewhere(surabaya),dll.
Add caption
 

BURGEKILL


SEJARAH BERDIRINYA BURGEKILL \M/

 

Burgerkill berdiri pada bulan Mei 1995 berawal dari Eben, scenester dari Jakarta yang pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya. Dari sekolah itulah Eben bertemu dengan Ivan, Kimung, dan Dadan sebagai line-up pertamanya. Band ini memulai karirnya sebagai sebuah side project yang ga punya juntrungan, just a bunch of metal kids jamming their axe-hard sambil menunggu band orisinilnya dapat panggilan manggung. Tapi tidak buat Eben, dia merasa bahwa band ini adalah hidupnya dan berusaha berfikir keras agar Burgerkill dapat diakui di komunitasnya. Ketika itu mereka lebih banyak mendapat job manggung di Jakarta melalui koneksi Hardcore friends Eben, dari situlah antusiasme masyarakat underground terhadap Burgerkill dimulai dan fenomena musik keras tanpa sadar telah lahir di Indonesia. Disekitar awal tahun 1999, mereka mendapat tawaran dari perusahaan rekaman independent Malaysia, Anak Liar Records yang berakhir dengan deal merilis album Three Ways Split bersama dengan band Infireal (Malaysia) dan Watch It Fall (Perancis). Hubungan dengan network underground di Malaysia dan Singapura berlanjut terus hingga sekarang. Burgerkill menjadi langganan cover zine independent di negara-negara tersebut dan berimbas dengan terus bertambahnya fans mereka dari negeri Jiran. Di tahun 2000, akhirnya Burgerkill berhasil merilis album perdana mereka dengan title “Dua Sisi” dan 5000 kaset yang di cetak oleh label indie asal Bandung, Riotic Records ludes habis dilahap penggemar fanatik yang sudah tidak sabar menunggu sejak lama. Di tahun yang sama, band ini juga merilis single “Everlasting Hope Never Ending Pain” lewat kompilasi “Ticket To Ride”, sebuah album yang benefitnya disumbangkan untuk pembangunan sebuah skatepark di kota Bandung. Pertengahan Juni 2003, Burgerkill menjadi band Hardcore pertama di Indonesia yang menandatangani kontrak sebanyak 6 album dengan salah satu major label terbesar di negeri ini, Sony Music Entertainment Indonesia. Dan setelah itu akhir tahun 2003, Burgerkill berhasil merilis album kedua mereka dengan title “Berkarat”. Lagu-lagu pada album ini jauh lebih progressif dan penuh dengan teknik yang lebih terasah dibandingkan album sebelumnya. Hampir tidak ada lagi nuansa straight forward dan moshpart sederhana ala band standard Hardcore yang tercermin dari single-single awal mereka. Pada sector vocal dengan tetap mengedepankan nuansa depresif dan kelam, karakter vocal Ivan sang vokalis Bengal lebih berani dimunculkan dengan penulisan bahasa pertiwi dan artikulasi kata yang lebih jelas. Dan di sector musik pun, Toto, Eben, Andris dan gitaris baru mereka Agung semakin berani menjelajahi daerah-daerah baru yang sebelumnya tidak pernah dijajaki kelompok musik keras manapun di Indonesia. Di awal tahun 2005 di tengah kesibukan mereka mempersiapkan materi untuk album ketiga, Toto memutuskan untuk meninggalkan band yang telah selama 9 tahun dia bangun bersama. Namun kejadian ini tidak membuat anak-anak Burgerkill putus semangat, mereka kembali merombak formasinya dengan memindahkan Andris dari posisi Bass ke posisi Drums dan terus melanjutkan proses penulisan lagu dengan menggunakan additional bass player. Sejalan dengan selesainya penggarapan materi album ketiga, tepatnya November 2005, Burgerkill memutuskan kontrak kerjasama dengan Sony Music Entertainment Indonesia dikarenakan tidak adanya kesepakatan dalam pengerjaan proyek album ketiga. So guys…these kids always have a great spirit to keep blowing their power, dan akhirnya mereka sepakat untuk tetap merilis album ke-3 “Beyond Coma And Despair” di bawah label mereka sendiri Revolt! Records di pertengahan Agustus 2006. Album ketiga yang memiliki arti sangat dalam bagi semua personil Burgerkill baik secara sound, struktur, dan format musik yang mereka suguhkan sangat berbeda dengan dua album sebelumnya. Materi yang lebih berat, tegas, teknikal, dan berani mereka suguhkan dengan maksimal disetiap track-nya. Namun tak ada gading yang tak patah, sebuah musibah terbesar dalam perjalanan karir mereka pun tak terelakan, Ivan sang vokalis akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya ditengah-tengah proses peluncuran album baru mereka di akhir Juli 2006. Peradangan pada otaknya telah merenggut nyawa seorang ikon komunitas musik keras di Indonesia. Tanpa disadari semua penulisan lirik Ivan pada album ini seolah-olah mengindikasikan kondisi Ivan saat itu, dilengkapi alur cerita personal dan depresif yang terselubung sebagai tanda perjalanan akhir dari kehidupannya. “Beyond Coma And Despair” sebuah album persembahan terakhir bagi Ivan Scumbag yang selama ini telah menjadi seorang teman, sahabat, saudara yang penuh talenta dan dedikasi dengan disertai karakter karya yang mengagumkan. Burgerkill pun berduka, namun mereka tetap yakin untuk terus melanjutkan perjalanan karir bermusik yang sudah lebih dari 1 dekade mereka jalani, dan sudah tentu dengan menghadirkan seorang vokalis baru dalam tubuh mereka saat ini. Akhirnya setelah melewati proses Audisi Vokal, mereka menemukan Vicki sebagai Frontman baru untuk tahap berikutnya dalam perjalanan karir mereka. Dan pada awal Januari 2007 mereka telah sukses menggelar serangkaian tour di kota-kota besar di Pulau Jawa dan Bali dalam rangka mempromosikan album baru mereka. Target penjualan tiket di setiap kota yang didatangi selalu mampu mereka tembus, dan juga ludesnya penjualan tiket di beberapa kota menandakan besarnya antusiasme masyarakat musik cadas di Indonesia terhadap penampilan Burgerkill. A written story just wouldn’t enough, tunggu kejutan dan dengarkan album baru mereka, tonton konsernya dan rasakan sensai musik keras yang tak akan kamu lupakan…BURGERKILL HARDCORE BEGUNDAL IN YOUR FACE, WHATEVER!!! 
musik keras adalah musik yang di banggakan oleh kita semua ,, musik keras bukan aliran setan , melainkan aliran bagi umat islam \m/ !!